Ulasan Buku Gramatika Bahasa Indonesia


ULASAN BUKU

                                  GRAMARTIKA BAHASA INDONESIA
1.      Identitas
Judul              : Gramatika Bahasa Indonesia                                                                                                              
Penulis                          : Abdul Chaer
Penerbit                        : Rineka Cipta
Tahun                           :  Juli 1993
Tebal                            : 192 halaman
Bahasa                         : Indonesia
Sampul             : Latar merah

2.      Orientasi
Buku ini ditulis oleh Abdul Chaer, lahir di Jakarta, 8 November 1940. Abdul Chaer adalah ahli linguistik Bahasa Indonesia. Ia pernah mengajar linguistik umum, semantik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik di Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka. Selain sebagai pengajar, Abdul Chaer aktif menjadi pemakalah dalam berbagai konferensi bahasa serta menjadi penulis buku beragam topik Bahasa Indonesia.
Buku yang berhasil ditulis salah satunya adalah Gramatika Bahasa Indonesia. buku ini memuat tentang kajian linguistik yang mempelajari, membahas membicarakan, dan menganalisis konfiks dan bukan konfiks bahasa yang diproduksi oleh alat-alat ucap manusia. Ketika kita mendengar suara orang berbicara,Gramatika memiliki arti atau kata benda sehingga gramatika dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat atau semua benda dan segala yang dibendakan.

3.      Tahap Tafsiran Isi
a.       Buku ini membuat satuan kebahasaan yang pertama kali mendapatkan perhatian besar, pada zaman para filsuf dunia seperti plato kata menjadi satuan kebahasaan selanjutnya yang mendapatkan perhatian. jadi sebelumnya satuan lain seperti morfem, frasa, fona, fonem dan silabel serta paragraf dan wacana belum mendapatkan perhatian sebesar kata dan kalimat.
b.      Sudah dikemukakan dan menjelaskan bahwa pegertian kata tidak dapat dipisahkan dengan pegertian arti, arti adalah hubungan antara tanda berupa lambang bunyi ujaran dengan hal atau barang yang diwakilinya jadi kata merupakan lambang  bunyi suatu hal atau peristiwa, seperti hal nya manusia memiliki nama demikian juga benda dan peristiwa dan juga memiliki lambang bunyi berupa kata yang memiliki arti atau makna.

c. mengenai makna ada dua jenis makna yaitu makna leksikal dan makna gramatikal makna leksikal adalah makna yang timbul karena ada hubungan antara satuan kebahasaan, konsep dan objek atau referen misalnya, kata gunting memiliki makna leksikal perkakas untuk memotong kain atau kertas.



4.      Evaluasi
Buku ini terlihat seperti pembahasan yang seharusnya di pelajari dengan beberapa tahapan serta proses yang cukup panjang, akan tetapi di olah atau di bungkus sedemikian singkat serta memaksa pembaca untuk memahami dan mencernanya dengan baik. Akan tetapi, itu adalah hal yang hebat, karena penulis mampu menyesuaikan keadaan si pembaca yang dimana baru mempelajari linguistik khusunya gramatika bahasa indonesia, dengan singkat, padat dan jelas, sehingga siapapun yang membacanya akan mampu menggambarkan apa yang terkandung dalam buku tersebut.

5.      Rangkuman
Buku Gramatikal Bahasa Indonesia, mengungkapkan masalah yang terkait dengan bunyi bahasa. Bunyi bahasa inilah beserta runtunan dan segala aturannya yang menjadi objek kajian linguistik yang disebut Gramatika. Jadi, objek kajian gramatika  adalah membahas dan menganalisis  bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap atau alat bicara manusia.
   


Komentar